Welcome to my blog, hope you enjoy reading :)
RSS

Minggu, 11 Desember 2011

Peran Baru ‘Hormon Cinta’: Membantu Mengarahkan Perkembangan Satu Area Penting di Otak


Begitu banyak kimia tubuh yang dikendalikan oleh otak – dari tekanan darah, nafsu makan hingga metabolisme makanan. Dalam penelitian yang dipublikasikan baru-baru ini dalam Developmental Cell, sebuah tim ilmuwan yang dipimpin Dr. Gil Levkowitz dari Institut Weizmann, telah mengungkapkan struktur yang tepat pada satu area otak yang penting, di mana perintah-perintah biokimia dihantarkan dari sel-sel otak ke aliran darah, lalu dari situ ke tubuh. Dalam prosesnya, mereka menemukan peran baru yang mengejutkan pada “hormon cinta”, menunjukkan bahwa hormon ini membantu mengarahkan perkembangan struktur otak tersebut.

Area yang bersangkutan, yaitu neurohypophysis, merupakan sebuah antarmuka antara serat saraf dan pembuluh darah yang terletak di dasar otak. Berikut ini, beberapa interaksi tubuh-otak besar yang terjadi: Hormon yang dilepaskan dari saraf ke dalam pembuluh darah mengatur serangkaian proses tubuh yang vital, termasuk keseimbangan cairan dan kontraksi uterus saat melahirkan.

Meskipun neurohypophysis telah dipelajari selama lebih dari satu abad, para ilmuwan dalam penelitian ini mengembangkan alat genetik baru yang memungkinkan mereka dapat memeriksa susunan tiga-dimensi struktur otak yang tepat dan memperjelas proses seluler dan molekuler yang mengarah pada pembentukannya.

Karena neurohypophysis manusia begitu kompleks, para ilmuwan melakukan penelitian pada embrio ikan zebra yang hidup. Embrio ini sepenuhnya transparan, menawarkan model yang unik untuk mempelajari otak vertebrata, memanfaatkan ikan ini untuk memanipulasi genetik dengan relatif mudah dan memungkinkan para peneliti mengamati pembentukan neurohypophysis yang sebenarnya di bawah mikroskop.

Studi ini mengungkapkan fungsi baru yang mengejutkan pada hormon oksitosin. Hormon “pembawa pesan” ini dijuluki “hormon cinta” karena, di samping mengontrol nafsu makan dan perilaku reproduksi wanita seperti pemberian ASI, hormon ini juga terlibat dalam ikatan ibu-anak dan pasangan. Para ilmuwan menunjukkan bahwa oksitosin, salah satu dari dua hormon utama yang disekresi dalam neurohypophysis dewasa, terlibat dalam pengembangan area otak ini pada embrio. Pada tahap ini, oksitosin mengatur pembentukan pembuluh darah baru.

0 komentar:

Posting Komentar


ShoutMix chat widget

Mau punya buku tamu seperti ini?
Klik di sini (Info Blog)
Website counter

 
Free Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Website templateswww.seodesign.usFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver